Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak berawal dari berdirinya Rumah Sakit Misi Lebak yang dipelopori oleh enam biarawati misionaris dari Belanda pada 12 Maret 1933 untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi orang Belanda dan pekerja perkebunan karet. Sekitar tahun 1940 didirikan bilik bambu sederhana sebagai tempat pengobatan yang kemudian berkembang menjadi Rumah Sakit Misi Lebak dan melayani masyarakat umum.
Pada tahun 1977 rumah sakit mulai menyelenggarakan Sekolah Perawat Kesehatan Umum (SPKU). Namun pada tahun 1981 kebijakan pemerintah mengharuskan sekolah tersebut dikonversi menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Misi Lebak. SPK ini berhasil meluluskan 504 perawat dari tahun 1984 hingga 1999.
Kebijakan baru pemerintah pada tahun 1999 mengharuskan SPK dikonversi menjadi program D.III Keperawatan. Setelah melakukan akreditasi ulang dan memperoleh nilai 84,90 (strata B), pada 23 Mei 2001 SPK Misi Lebak resmi berubah menjadi Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak.
Pada tahun akademik 2001β2002 akademi mulai menerima mahasiswa pertama sebanyak 50 orang. Pada tahun 2005 pembinaan institusi beralih dari Departemen Kesehatan ke Departemen Pendidikan Nasional. Saat ini Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak telah terakreditasi oleh BAN-PT dan LAM-PTKes.